RPI Sumatera Barat, Mencetak Manusia Produktif Berbasis Kearifan Lokal

  • Whatsapp

Belajar, berkawan dan bergembira. Itulah moto Rumah Produktif Indonesia (RPI). Sebuah komunitas yang terbentuk di masa pandemi yang saat ini sedang menuju proses legalisasi hukum

Rumah Produktif Indonesia telah memiliki perwakilan di 34 Provinsi di Indonesia dan 10 perwakilan di luar negeri. RPI Sumatera Barat sebagai salah satu Dewan Perwakilan Wilayah (DPW), telah menyelenggarakan rapat perdana sekaligus rapat kerja pada hari Minggu (26/7) lalu. 

Read More

Sumatera Barat adalah DPW pertama yang merampungkan struktur kepengurusan dan program kerja. Rapat yang diadakan di aplikasi zoom meeting ini dihadiri oleh Yanuardi Syukur, (Presiden Rumah Produktif Indonesia), Eka Purnamawanti (Sekretaris Jenderal RPI),  Fahruddin Achmad (Ketua DPP RPI Departemen Jaringan Dalam Negeri), Oriza Irhamna (Bendahara RPI) dan Arisandi Hidayatullah (Ketua DPP RPI bidang Humas dan Bisnis).

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang tiga jam ini juga hadir jajaran pengurus RPI Sumbar, yaitu Maghdalena (Ketua DPW RPI Sumbar), Sisri Handayani (Wakil Ketua), Susanto (Direktur Divisi Ekonomi Kreatif),  Riwayatul Ismi (Direktur Divisi Pariwisata), Winda Noprina (Direktur Divisi Literasi dan Kepenulisan), Angga Putri (Direktur Divisi Budaya dan Adat Minangkabau), Y. K. Wandi (Anggota Divisi Literasi dan Kepenulisan), Mutya Quratul Aini (Direktur Divisi Humas dan Media Kreatif).

Dalam sambutannya, Presiden RPI, Yanuardi Syukur menyampaikan kegembiraannya atas progress tim RPI Sumbar yang dalam waktu singkat telah menuntaskan struktur dan merancang program kerjanya. Kata Yanuardi, “Sumbar telah melahirkan begitu banyak cendikiawan yang menorehkan prestasi di pentas sejarah bangsa, seperti Hamka, Natsir dan banyak lagi. Kehadiran RPI di Sumbar semoga mampu menumbuhkan dan melahirkan lebih banyak lagi sosok yang produktif.”

Dalam kesempatan ini, Fahrudin Achmad selaku Ketua DPP RPI departemen jaringa dalam negeri memaparkan poin-poin yang akan menjadi garapan Bidang Jaringan Dalam Negeri, yaitu: pengembangan organisasi, mengupgrade leadership SDM, mendorong tumbuhnya eksplorasi potensi wilayah dan pengembangan jaringan kerja sama. “Kita akan melakukan upaya peningkatan potensi berbasis kearifan lokal masing-masing wilayah.” katanya.

Selain itu,  Arisandi Hidayatullah , ketua DPP bidang humas dan bisnis RPI juga membekali pengurus RPI Sumbar dengan ilmu terkait kehumasan. Bahwa humas adalah salah satu tolak ukur besarnya sebuah lembaga. Pada rapat ini, semua pengurus RPI Sumbar saling beramah tamah dan memperkenalkan diri serta aktifitasnya masing-masing. Dilanjutkan dengan penyampaian rancangan program kerja yang telah disusun oleh masing-masing divisi.

Maghdalena, yang mendapatkan mandat untuk menjadi ketua DPW RPI Sumbar per 19 Juli 2020, pada kesempatan ini juga menyampaikan harapan yang besar agar RPI Sumbar mampu membawa angin segar bagi peningkatan produktifitas masyarakat di Sumatera Barat.”Ke depan kita akan merancang program berbasis kearifan lokal, dalam hal ekonomi, budaya, seni,  dan lain sebagainya agar semakin banyak manusia produktif yang lahir dari daerah ini. ” ujarnya.

Rapat kerja DPW Sumatera Barat melalui Webinar, Minggu (26/7)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *