Ayah

Oleh: desmaha | Tanggal : September 22, 2020



Meliuk dedaun nyiur menerima hembusan,

Udara bercengkrama dalam senandung sama,

Hamparan rumput kecokelatan, 

Abaikan biru langit yang cerah,

Matahari lebih dekat ke bumi,

Menyusupi pori dengan sempurna,

Aliran keringat melumuri kulit kering,

Diusap sesaat, hingga jemari keriput menuai cerita.

Menabuh risau kanak-kanak berjarak rapat,

Usia menuju senja,

Sedang jalan baru dimulai,

Lelaki nan hampir punah di rantau,

Insyaf dari pengembaraan tanpa ujung,

Menepi ia kini, dalam huma mungil,

berkawan tangis tawa anak-anak kecil.

Bandarlampung, September 2020


Tags: ,

Desmaha

Bio:

Related Posts

“Aku Pasti Pulang”

hadijahaz165 | September 26, 2020


Duhai Dahlia

Maghdalena | September 23, 2020


Gambar ilustrasi pusi seribu mimpi doc pixabay
Seribu Mimpi

Edrida Pulungan | August 2, 2020



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *