Sang Penakluk

Oleh: desmaha | Tanggal : October 30, 2020



Oleh: Desma H.

1453

Bumi dipeluk malaikat,

Bertabur cahaya,

Menyongsong lukaluka,

Memberi kemul para suhada,

Hadist tertunaikan,

“Sungguh, kalian akan menaklukkan konstantinopel. Sungguh, sebaik-baik pemimpin adalah pemimpinnya, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan itu.”

Simpuh hamparan,

tempat menjulang para menara hagia sophia,

bersujud pasukan bizantium,

berkawan debur luka dan pinta,

disapanya lembut:

“Sesungguhnya, sejak hari ini, nyawa dan kebebasan kalian aman.”

Maka bertabuhlah girang di hati,

Berkecamuk simpulan bimbang di dada,

Kesempatan hidup tanpa paksa,

Memastikan mereka tetap manusia.

Dijadikannya pilar kokoh itu,

Sebagai pemancang tegaknya sholat pertama,

Usai tunduk negeri tersohor,

Di pelukan sang muda.

Sekelebat membayang,

Berderet pekik takbir,

Parau menggelegar dari kerongkongan,

Tubuh kekar para pejuang,

Mengantarkan puluhan kapal lintasi rantai besi,

Selintas bertaut,

Mayatmayat tabur di hadapan benteng,

Meriam raksasa menggelontorkan besi panas,

Menghantam pembatas, yang dipongahkan,

Dijalinnya peradaban,

Melumat beku berbad-abad,

Merapal doadoa,

Dipandu janji sang terpercaya,

Kepal tangan isyaratkan,

Sang penakluk,

Meramu waktu dan cita dalam genggaman.

Bandarlampung, 30 Oktober 2020




Desmaha

Bio:

Related Posts


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *