Puisi Zaeni Boli

  • Whatsapp

Harapan

Apa yang kita punya selain Harapan. Harapan serupa doa dan ikhtiar ia melangkah beriringan menuntun kita dalam gelapnya esok. Kecemasan-kecemasan bisa hadir saat kita bangun pagi mendapati dunia belum lagi baik baik saja. Pada siang yang dihantui bayang-bayang kematian kecemasan tumbuh bagai bebatuan yang jatuh dari atas bukit. Serta malam makin menutup diri meski maut bisa saja datang tanpa permisi .

Yang hidup dan berharap hidup tinggal dalam ruang ruang isolasi yang diciptakan keadaan. Kita seperti memasuki labirin yang kelam dan tak bersahabat. Kaki yang membeku dirumah, mata yang mulai rabun menatap layar.

Tapi pelangi belum lagi hadir seolah Tuhan sedang meninggalkan kita, tapi tidak kawan, Tuhan selalu dekat dan ingin mendengar doa-doa, Dia sedang rindu makanya begitu.

Semesta akan kembali pulih

Bumi akan hijau kembali

Air matamu akan tumbuhkan bunga-bunga harapan yang baru yang mewangi mencipta kasih dan sayang.

Larantuka 2021

Cahaya Cinta

dimana jendela adalah rahasia

yang terbuka massa

lenyaplah gelisah

adalah cahaya

burung burung bangau

yang terbang di pantai

kapal kapal nelayan yang bersandar

di kampung nelayan

wajah leluhur

hati yang terus menyala

mengharap ridhoMu

ya berkah

ya kemuliaan

datanglah

bersama kidung-kidung harapan

adalah cinta para hamba

saat menyebut namaMu

di surau surauMu  kami menyebut namaMu

di hati kami

kami nyalakan zikir kami

kepadaMu

sujud ini yaa Allah

  • Zaeni Boli, pengurus RPI NTB.

Sumber gambar: Kompasiana.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *