Webinar ‘Vaksinasi’ RPI Hadirkan Dr. Arif Rahman Nurdianto dan Dimas Agung Trisliatanto

  • Whatsapp

Dipandu oleh Sekretaris DPP Rumah Produktif Indonesia (RPI) Bidang Lingkungan, Herdie Idriawien Gusti. Webinar menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama adalah Dr. Arif Rahman Nurdianto, dr.,M.Imun dan Dr. (Cand.) Dimas Agung Trisliatanto, S.IIP.,M.PSDM (28/02/2021).

Webinar yang dilaksanakan oleh Pengurus DPP Rumah Produktif Indonesia (RPI) Bidang Lingkungan mengangkat tema “Vaksinasi: antara Hoax, Fakta, dan Bagaimana Membangun Kapasitas SDM di Masa Pandemi” yang berlangsung Minggu pagi ini.

Dr Arif mengambil judul materi yaitu “Vaksinasi antara hoax dan fakta”. Sedangkan narasumber kedua yakni Dr Dimas yang aktif sebagai peneliti, penulis buku dan jurnal ilmiah, sekaligus ketua DPP RPI Bidang Lingkungan mengambil judul materi yaitu “Diseminasi Vaksinasi dan Pembangunan Kapasitas SDM.”

Materi pertama yang diawali sekitar pukul 10.45 WIB oleh Dr. Arif memaparkan beberapa point penting di antaranya adalah:

  • Berdasarkan data terbaru disebutkan bahwa saat ini di dunia ada sebesar kurang lebih 113 juta penduduk yang positif terinfeksi covid-19, dan 63,5 juta jiwa dinyatakan sembuh serta 2,5 juta jiwa berakhir dengan kematian
  • Obat yang khusus membunuh virus covid-19 saat ini belum ditemukan
  • Bentuk virusnya ketika dianalogikan mirip dengan makanan khas orang Jawa yakni “onde-onde”
  • Data menunjukkan bahwa saat ini kurang lebih 90% tenaga kesehatan di Indonesia sudah divaksin
  • Kita boleh takut dengan virusnya tetapi tidak boleh menyerah dengan keadaan
  • Saat ini dibutuhkan adalah pengendalian diri, jangan sampai kita ikut-ikutan share berita hoax di media sosial karena akan dijerat oleh UU ITE

Kemudian Materi kedua dari Dr (Cand.) Dimas juga memaparkan point yang tak kalah pentingnya, di antaranya adalah:

  • Cara menghadapi situasi pandemi saat ini bisa dilakukan dengan cara optimalisasi pemanfaatan teknologi, harus mampu beradaptasi tinggi dari segi pola hidup, protokol kesehatan, serta aktivitas sehari-hari, serta perlu ada kolaborasi dan sinergitas antar kelompok
  • Tantangan dan hambatan yang dihadapi saat ini selain daya imunitas kita yang menurun, juga aktivitas kita yang begitu berubah, serta probabilitas (interaksi, komunikasi, perlindungan diri) yang juga turut berdampak.

Bapak Presiden Rumah Produktif Indonesia dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang terlibat langsung sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan sangat baiknya.

“Saat ini isu lingkungan memang merupakan salah satu isu yang sentral dan menjadi pusat perhatian dunia saat ini. misalnya saja isu mobil listrik yang akan menggantikan nanti kendaraan yang berbahan bakar minyak dalam hal ini tujuan akhirnya agar sustainable development yang dicita-citakan bisa berjalan teratur,” jelas Yanuardi Syukur.

Kegiatan yang diikuti sekitar puluhan peserta dari seluruh Indonesia ini berakhir pada pukul 12.30 WIB atau lebih 30 menit dari waktu yang ditentukan. Banyaknya pertanyaan dari peserta terutama menjawab isu-isu hoaks yang beredar serta bagaimana bisa survive dan meningkatkan kapasitas kita di masa pandemi adalah faktor sehingga kegiatan ini melewati waktu sesuai yang telah ditetapkan. Dan point plus nya adalah seluruh pertanyaan dari peserta yang masuk ke dalam room komentar dijawab dengan singkat, padat, dan jelas oleh kedua pemateri. Acara kemudian yang ditutup dengan foto bersama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *