Sisi Positif Manusia Yang Jarang Diketahui

  • Whatsapp

Oleh: Junaedi*

Untuk mengubah mindset, mulailah dari tindakan terlebih dahulu. Kalau saat kita masih ada dirasakan belum berhasil, barangkali saat kita sudah tidak ada justru bisa jadi mindset itu telah menjadi bagian dari mereka.
—– Hadi Satyagraha

Read More

Al-Qur’an Menggambarkan manusia sebagai mahluk yang lebih unggul dari pada langit, bumi, dan para malaikat dan sekaligus menyatakan bahwa manusia lebih rendah daripada setan dan binatang buas. Al-Qur’an berpendapat bahwa manusia adalah mahluk yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan dunia dan memperoleh jasa para malaikat, namun manusia juga seringkali terpuruk. Manusialah yang mengambil keputusan tentang dirinya sendiri dan menentukan sendiri nasibnya.

Melalui firman-Nya, Allah menyampaikan bahwa manusia adalah umat terbaik yang akan menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari yang mungkar. Manusia dipercaya untuk menyeru dan sebagai pencegah, berarti posisi manusia di mata Allah SWT sangat tinggi lagi mulia.

Dimuliakan dan memiliki tempat spesial oleh-Nya, tak ubahnya seperti “kacang lupa kulitnya”, mengapa demikian? Tak sedikit manusia tak tahu berterima kasih dan memanfaatkan posisinya untuk berbuat dalam memaksimalkan potensinya. Tidak menjadikan dirinya sebagai umat yang terbaik, malah menjadikan dirinya sebagai makhluk yang rendah.

Manusia adalah makhluk yang luar biasa yang memiliki sisi positif. Beberapa sisi positif manusia yang jarang diketahui adalah sebagai berikut.

  1. Manusia adalah wakil (Khalifah) Allah SWT di muka bumi. Manusia adalah wakil, pengganti dan penerus dalam menjalankan amanah dari-Nya. Menjalankan untuk kebaikan dan mencegah dari hal yang buruk. (QS. Al-An’am: 165)
  2. Manusia memiliki kemampuan yang paling tinggi untuk mendapatkan pengetahuan/ilmu.
    (QS. Al-Baqarah: 31-33)
  3. Manusia memiliki martabat dan kemuliaan. Allah SWT telah menjadikan manusia unggul atas banyak makhluk-Nya. Manusia dapat merasakan, bagaimana sesungguhnya dirinya. Jika mewujudkan martabat dan kemuliaannya serta memandang dirinya tak pantas diperbudak dan tak layak berbuat buruk. (QS. Al-Isra :70)

Tentang sisi positif manusia, masih banyak lagi hal yang bisa dijadikan rujukan, akan tetapi tiga poin tersebut cukup mewakili apa yang ada pada diri manusia. Oleh karena itu, manusia telah diberi hak untuk memanfaatkan secara halal anugerah alam ini.

Manusia (guru) adalah pilihan oleh-Nya, menjadi hebat dan berkarakter adalah pilihan, karena instrumen kebaikan telah dipaparkan oleh Allah SWT. Jadilah Anda hebat dan berkarakter dengan segala instrumen yang diberikan oleh-Nya. Ingat, menjadi guru adalah investasi yang luar biasa. Jadi hebat dan berkarakter adalah pilihan.

Penulis adalah Pengurus RPI Sulawesi Selatan, anggota HPBI Gowa dan CO Founder Leider Institute.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *