5 Pandangan Webinar Bom Makassar: Analisis Multiperspektif

  • Whatsapp

Rumah Produktif Indonesia (RPI), mengadakan bincang diskusi terkait berita yang viral akhir-akhir ini, kasus bom bunuh diri yang di lakukan oleh oknum pasutri di Gereja Katedral Makassar pada tanggal (29/3/20201).

Kegiatan tersebut diadakan melalui zoom virtual sekaligus siarang langsung melalui kanal youtube resmi  rpiofficial selasa (30/3/2021).

Read More

Dalam bincang diskusi tersebut, RPI menghadirkan para Narasumber yang memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, sehingga memunculkan analisis dan perspektif yang berbeda terkait dengan isu bom bunuh diri yang di lakukan oknum terduga teroris tersebut.

Berikut lima pandangan dan kesimpulan dari kegiatan webinar yang bertema Bom Makassar: Analisis Multiperspektif

  1. Adanya peningkatan kekerabatan terorisme di Indonesia yang terlihat, misalnya mulai dari peristiwa bom Surabaya, hingga Makassar yang tidak lain adalah oknum dari peristiwa ini pasangan suami-istri  yang baru saja menikah sekitar 6-7 bulan.
  2. Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar merupakan daerah sebagai regional connection, lalu lintas terorisme di Indonesia-Malaysia-Filipina bagian selatan.
  3. Women Involment dalam terorisme mulai meningkat terutama pasca fatwa Khalifah ISIS Al-Baghdadi terkait dengan perempuan bisa ikut berperang sebagai amaliah dan berada di garis depan, dan perempuan tidak lagi sekadar fundraising. Dan perang ini bisa di lakukan di Negeri sendiri, dan jika tidak, bisa hijrah ke Negara lain.
  4. Terorisme adalah tindakan melawan hukum yang semua pihak harus mendukung penegakan hukum tersebut.
  5. Pertemuan Ulama Asia yang menjadi program HLN MUI yang sangat berguna dan menjadi senjata ke depannya dalam upaya melawan violent extrimisme di Asia, khusunya di Asia Tenggara.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *