Pemuda Islam dan Perubahan Dalam Menjawab Tantangan Zaman

  • Whatsapp

Oleh: Laode Yandi*

Sebelum masuk di pembahasan pemuda islam dan perubahan dalam menjawab tantangan zaman, saya pernah belajar di salah satu majelis dimana seorang ustadz itu berkata, kita harus tau dulu arah tujuan kita hidup mau kemana. jadi disini saya memahami apa yang disebutkan seorang ustadz itu, bahwa hidup itu mempunyai tiga pegang sebelum melangkah melakukan sesuatu yaitu Darimana, untuk apa dan mau kemana, karna kalau tak mempunyai arah tujuan atau hanya mengikut jangan sampai jadi kapal tua yang tak tau arah.
Seorang pemuda islam yang bisa melakukan perubahan dalam menjawab tantangan zaman yaitu dia yang bisa keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal yang menstrim. contoh seorang pemuda yang tidak suka hal-hal instan dan mencoba ‘untuk melakukannya dengan pemikirannya atau konsep yang telah di bikin sendiri.

Read More

Seorang pemuda juga dia harus membaca arah suatu perubahan yang nyata-nyatanya itu ada di depan mata, contoh kecilnya itu kita hampir semua aktivitas kita sekarang ini semua di anjurkan untuk online karna pandemi covid-19 dimana ada hal menarik untuk kita pahami sama-sama yaitu aktivitas organisasi,kuliah,sekolah dll metode E-learning. Apakah ada masalah dengan metode itu? Ya, ada masalah karna semua aktivitas dilakukan secara online dari pemikiran sederhana nya saja bagaiman dengan kawan-kawan kita,adik,keluarga kita dll yang tidak di jangkau oleh jaringan internet atau tidak adau kuota untuk mengakses itu,jadi saya rasa itu adalah masalah , dimana juga kita harus dipaksa memahami metode ini.Tapi kita sebagai pemuda juga harus membiasakan metode ini karna zaman akan semakin modern, pemuda islam tidak boleh terhanyut dalam kemodern zaman.

Kita sendiri tau bahwasanya indonesia akan digadang-gadangkan mendapatkan bonus demografi di tahun 2035, apakah pemuda islam sudah siap dengan bonus demografi itu? Atau malah sebaliknya. Dimana Indonesia di gadang-gandang akan lebih maju atau lebih moderen tahun 2035 dan terlebih khusus pemuda islam bisa mengompori dan yang berperan aktif dalam perubahan negeri untuk menerima kejayaan Indonesia di tahun 2035. Sebelum mendapatkan kejayaan itu pemuda harus tau arah gerak yang saya katakan di tulisan pertama tadi, setelah memahami arah gerak tadi pemuda harus berjalan sama-sama karna jika kau jalan sendiri maka kamu tidak akan mendapatkan kejayaan tadi, bisa saja kamu akan jadi ekor yang hanya mengikuti air yang mengalir saja.

Bicara metode pemuda dalam perubahan saya memahami 3 metode yang saya pelajari untuk mendapatkan bonus demografi perubahan di tahun 2035 dengan metode:
1.konseptor
2.orator
3.ekor

Untuk konseptor dia yang merancang dan memahami apa yang akan di lakukan suatu kegiatan ataupun pekerjaan. sedangkan orator, dia seorang pekerja yang bila disuruh berfikir dia sangat lemah jadi metode dua ini sangat bagus untuk berjalan sama-sama untuk mencapai bonus demografi di tahun 2035. Bagaimana dengan metode ekor, ekor ini dia adalah seorang pemuda yang hanya mengikut atau dia hanya suka bergabung tapi dia tidak mau mengikut dua metode tadi. Jadi bahaya ketika pemuda islam mengikuti metode ekor. Harapan untuk pemuda islam untuk mencapai perubahan marilah Bersama-sama dengan gerakan dimana jika teman-teman pernah membaca buku menuju jama’atul muslimin buku itu menjalaskan teknis system dalam gerakan islam.

Penulis adalah Pengurus DPW RPI Sulawesi Utara Bagian Humas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *